eSUN Memajukan Campuran Berbasis Bio: Serat PLA + Viscose, Katun, Linen, Wol, Rayon dari Bambu
Serat asam polilaktat (PLA) dapat dicampur dengan kapas, linen, sutra, wol, atau serat berbasis hayati lainnya. Di satu sisi, hal ini dapat membantu meningkatkan keterbatasan aplikasi material tunggal; di sisi lain, campuran multi-material juga dapat memberikan multifungsi pada aplikasi hilir.
Sebagai material berbasis bio, serat PLA memiliki prospek aplikasi yang luas, tetapi juga memiliki keterbatasan tertentu dalam aspek kinerja spesifik. Melalui inovasi R&D yang berkelanjutan, eSUN telah membuat serangkaian terobosan dalam teknologi aplikasi serat PLA, mengatasi tantangan seperti penurunan kekuatan dan kesulitan pewarnaan. Upaya-upaya ini mendorong inovasi dalam teknologi “CP berbasis bio” dan menyediakan beragam solusi material komposit ramah lingkungan bagi industri.
01. Serat PLA + Serat Viscose: “Duo Emas” untuk Penyerapan Kelembapan dan Kinerja Antibakteri
Serat viskosa berasal dari selulosa alami dan dikenal karena daya serap kelembapan dan kemampuan bernapasnya yang luar biasa; serat PLA bersumber dari sumber daya tanaman terbarukan. Kombinasi keduanya memberikan keuntungan yang signifikan. Setelah dicampur, produk ini tidak hanya meningkatkan daya serap kelembapan, kemampuan bernapas, dan kinerja pengeringan cepat, tetapi juga meningkatkan sifat antibakteri. Uji coba menunjukkan bahwa campuran 30% PLA dan 70% viskosa mencapai tingkat antibakteri lebih dari 80% terhadap bakteri umum. Aplikasinya sangat luas, mulai dari bahan higienis antibakteri hingga kemasan ramah lingkungan dan pakaian ramah kulit, yang sepenuhnya memenuhi permintaan pasar.


02. Serat PLA + Wol: Kain Revolusioner, Bernapas, dan Ramah Lingkungan
Meskipun wol hangat dan ramah kulit, wol rentan terhadap deformasi. Pencampuran wol dengan serat PLA memungkinkan keunggulan yang saling melengkapi. Kain yang dihasilkan menggabungkan kehangatan dan sifat cepat kering, serta fitur antibakteri dan tahan tungau, sehingga cocok untuk pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit. Selain itu, campuran ini juga meningkatkan struktur pakaian dan mengurangi biaya. Dari sweater rajut hingga kain jas, campuran ini menunjukkan kinerja yang luar biasa.

03. Serat PLA + Serat Linen: Model Pembangunan Berkelanjutan di Mana 1+1>2
Serat linen kuat tetapi memiliki tekstur kasar. Ketika dicampur dengan serat PLA, serat ini memungkinkan solusi ringan dan ramah lingkungan di interior otomotif; dalam kemasan, serat ini menghindari masuknya zat iritan; dalam pakaian dan tekstil rumah, serat ini menggabungkan sifat antibakteri dan kemampuan bernapas. Serat ini bahkan dapat digunakan dalam panel dinding rumah, menunjukkan prospek aplikasi yang luas.

04. Serat PLA + Rayon dari Bambu: Kombinasi "Unggul" yang Ramah Kulit dan Antibakteri
Rayon dari bambu secara alami bersifat antibakteri. Ketika dicampur dengan serat PLA, kinerja antibakterinya semakin meningkat. Sampel yang dicampur dengan 40% PLA dan 60% rayon dari bambu mencapai tingkat antibakteri hingga 99% terhadap bakteri tertentu. Pada saat yang sama, penyerapan kelembapan dan kemampuan bernapas dioptimalkan. Campuran ini banyak digunakan dalam produk kebersihan, pakaian olahraga, dan tekstil rumah tangga.



Tentang eSUN
Profil Perusahaan
Lokasi
Global
Kekuatan Litbang
Daur Ulang Kimia
Budaya
Sejarah
Pengelolaan
Asam Polilaktat
Polikaprolakton
Bahan baku polikaprolakton
Ester Laktat
Metil laktat
Seri poliol
Pencetakan 3D
Serat PLA
Bahan Biomedis
Produk Sekali Pakai yang Dapat Terurai
Eksploitasi Lapangan Minyak dan Gas
Telepon
Kirim Email
Facebook
YouTube